Biaya Turun Mesin Mobil? Ini Rincian Biayanya!

Bagi pemilik mobil, mendengar istilah "turun mesin" sering kali menjadi momok yang menakutkan. Proses ini tidak hanya rumit, tetapi juga bisa menguras kantong Anda dengan biaya yang tidak sedikit, bahkan mencapai puluhan juta rupiah. Untuk membantu Anda mempersiapkan diri, mari kita bahas rincian biaya turun mesin mobil dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Apa Itu Turun Mesin?
Turun mesin, atau overhaul, adalah proses pembongkaran mesin dari sasis kendaraan. Ini biasanya dilakukan ketika mobil mengalami kerusakan serius yang tidak dapat diperbaiki hanya dengan perawatan biasa. Terdapat dua jenis proses turun mesin:
Top Overhaul
Ini adalah proses di mana hanya cylinder head yang dibongkar. Proses ini biasanya dilakukan untuk memperbaiki masalah yang tidak terlalu parah.
Turun Mesin Total
Dalam proses ini, seluruh mesin akan diturunkan dari sasis mobil. Proses ini biasanya dilakukan ketika kerusakan lebih serius dan memerlukan perbaikan menyeluruh.
Estimasi Biaya Turun Mesin Berdasarkan Jenis Mobil
1. Mobil Suzuki Carry
Untuk mobil Suzuki Carry, biaya turun mesin umumnya berkisar antara Rp 200.000 hingga Rp 700.000. Kerusakan yang umum terjadi pada mobil ini adalah overheating, yang disebabkan oleh kerusakan pada radiator. Biaya penggantian radiator yang rusak berkisar antara Rp 200.000 hingga Rp 350.000. Namun, jika radiator tidak segera diganti, komponen mesin bisa mengalami kerusakan permanen, yang memerlukan biaya lebih dari satu juta rupiah untuk perbaikan.
Jika terdapat kebocoran pada oil tank, biaya turun mesin yang harus dikeluarkan adalah sekitar Rp 600.000 hingga Rp 700.000.
2. Mobil Diesel
Bagi pemilik mobil diesel, biaya turun mesin bisa berkisar antara Rp 5 juta hingga Rp 15 juta. Biaya ini tergantung pada tingkat kerusakan dan jumlah spare part yang harus diganti. Jika kerusakan lebih serius, biaya bisa meningkat lebih tinggi.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Biaya
1. Tingkat Kerusakan
Semakin parah kerusakan mesin, semakin tinggi biaya yang diperlukan untuk perbaikan. Kerusakan yang lebih kompleks memerlukan lebih banyak waktu dan komponen untuk diperbaiki.
2. Jenis Mobil
Merek dan model mobil juga mempengaruhi biaya. Mobil Eropa umumnya memiliki komponen yang lebih mahal dibandingkan mobil Jepang.
3. Jasa Pengerjaan
Biaya jasa mekanik juga bervariasi. Pastikan untuk memilih bengkel yang terpercaya dan memiliki reputasi baik meskipun biayanya mungkin sedikit lebih tinggi.