Berita

    Penyebab Setir Mobil Berat, Ini Masalahnya !

    Penyebab setir mobil berat seringkali menjadi masalah pengemudi. Anda bisa saja merasa tiba-tiba kemudi kendaraan ber-power steering yang tiba-tiba menjadi berat saat digerakkan bisa terjadi kapan saja.  

    Padahal, fungsi dari power steering sendiri adalah untuk meringankan pengemudi ketika memutar setir dan menggerakan roda depan. Kalau setir mobil tiba-tiba jadi berat, maka bisa dipastikan ada komponen yang bermasalah. Namun, apa saja hal yang bisa jadi penyebab setir mobil berat?  

    Penyebab Setir Mobil Berat Sekaligus Cara Mengatasinya  

    Kerusakan pada stir mobil disebabkan oleh cara mengemudi yang buruk ada dua macam. Pertama adalah putaran setir kemudi yang sering dipentokkan dalam waktu lama.  Kedua adalah munculnya karat pada power steering akibat sering menerjang banjir.  Selain dari kedua cara mengemudi yang salah tersebut, masih ada penyebab setir mobil berat karena kerusakan komponen atau kelalaian dalam perawatan sebagai berikut.  

            1. Ban Mobil Kempes

    Meskipun letak ban lumayan jauh dari sistem kemudi mobil, bagian ini masih dalam satu sistem yang sama dengan power steering. Oleh karena itu, apabila ban kendaraan anda mengalami masalah, sangat mungkin ia akan jadi penyebab setir mobil berat.  

    Contohnya saat ban mobil kempes yang disebabkan tekanan angin berkurang. Anda akan merasakan power steering jadi lebih berat dan susah dikontrol.  Untuk menghindari risiko fatal setir kemudi berat, periksa tekanan angin dalam ban secara berkala. Apabila habis, tambahkan sesuai dengan tekanan yang dianjurkan.  

            2. Oli Power Steering Mengalami Kebocoran

    Agar bisa berputar dan bergerak sempurna, kemudi mobil membutuhkan oli sebagai pelumasnya. Namun, andaikan oli bagian power steering ini berkurang hingga habis, maka bisa dipastikan hal tersebut jadi penyebab setir mobil berat. Kondisi ini dapat terjadi sebab tidak akan ada cukup tekanan hidrolik untuk membantu meringankan putaran setir. Efeknya, kemudi pun makin berat dan sulit digerakkan. Untuk memastikan bahwa penyebab kemudi berat adalah berkurangnya jumlah oli, cek bagian tabung reservoir oli di dalam ruang mesin.  

            3. Masalah pada Steering Rack  

    Penyebab setir mobil berat yang selanjutnya bisa terdapat pada komponen steering rack. Komponen ini memiliki banyak bagian dari rack seal, pinion gear dan rack gear. Bagian rack gear sendiri memiliki tiga jenis seal.  Semua seal terhubung dengan power steering, ketika satu seal saja rusak maka tekanan hidrolik akan menurun. Seal yang rusak memicu kebocoran, oleh karena itulah setir akan terasa berat ketika digerakkan.  

            4. Rack Steer Bermasalah

    Apabila rack steer mengalami kerusakan, tentunya menjadi masalah besar meskipun kerusakan pada umumnya terdapat pada seal. Meski hanya rusak pada bagian ini, biasanya bengkel menyarankan untuk menggantinya satu set. Hal ini dikarenakan untuk mengganti sealnya saja cukup rumit dan belum tentu setiap toko onderdil menyediakan seal rack steer.

            5. Melemahnya Tekanan Power Steering

    Tenaga untuk menggerakkan ban bukan hanya bergantung pada volume cairan power steering tetapi juga pompanya. Pompa ini berada di dalam kap mesin dan memiliki usia penggunaan.  

    Ketika rusak otomatis tekanan yang dihasilkan akan berkurang dan output pun menurun dan Anda merasa berat ketika memutar setir. Pompa power steering yang sudah tidak bisa bekerja harus diganti dengan yang baru.  

    Perlu diingat, komponen pompa ini tidak boleh diganti dengan pompa bekas walaupun banyak yang menjualnya. Pompa bekas hanya akan bertahan dalam waktu singkat dan tekanan power steering akan kembali melemah.  

    Mengingat penyebab setir mobil berat adalah karena komponen di dalamnya mengalami kerusakan, maka alangkah baiknya anda segera pergi ke bengkel resmi suzuki dengan cara mengunjungi website nya di https://suzuki.elangperkasamotor.co.id/   untuk menjalani pemeriksaan sekaligus perbaikan.